MENYEDERHANAKAN PESAWAT PENERIMA RADIO GELOMBANG PENDEK REGENERATIF 'SKY JAGER' BC-3004

Sebenarnya rancangan pesawat penerima radio ini sudah selesai. Tetapi, saya beranggapan sistemnya agak terlampau rumit, terutama saat dioperasikan oleh mereka yang baru belajar. Karena itu, saya lalu membuat keputusan untuk menyederhanakan. Ini adalah rekaman video saat dilakukan percobaan awal penangkapan pancaran sinyal radio pada ban radio gelombang pendek menggunakan rancangan hasil modifikasi.
Perubahan juga dilakukan pada kumparan resonator, yang digeser ban frekuensi kerjanya ke arah frekuensi yang lebih tinggi. Pesawat penerima radio ini, sekarang bekerja pada wilayh frekuensi 6,0 - 21,5 MHz. Pada saat pelaksanaan percobaan penerimaan pancaran sinyal radio, pesawat penerima radio ini dilengkapi dengan sebuah antena jenis 'random wire' sepanjang kira-kira 20 meter, yang dipasang pada ketinggian sekitar 4 - 6 meter di atas permukaan tanah. Hasil penerimaan cukup baik dan cukup peka. Percobaan penerimaan pancaran sinyal radio dilakukan pada sekitar pukul 19.00 wib. Hasilnya, di dekat ujung frekuensi teratas, bisa ditangkap pancaran sinyal radio yang berasal dari Radio Iran. Sedangkan di dekat ujung frekuensi terbawah, bisa ditangkap pancaran sinyal radio yang berasal dari BBC London, Inggris.

Bagian yang mungkin boleh dibilang paling krusial pada pembuatan pesawat penerima radio regeneratif, adalah diperlukannya derajat penguatan (gain) sinyal audio yang cukup tinggi. Tetapi celakanya, jika hal ini dilakukan, maka akan terjadi efek 'mikroponik' (bunyi berdenging seperti bunyi mikropon yang mengalami peristiwa feedback). Pada percobaan, fenomena ini ternyata disebabkan oleh penggunaan rangkaian tapis audio. Saat tapis audio dilepas (tidak digunakan), fenomena ini hilang. Tetapi dampaknya, sinyal audio yang dihasilkan menjadi terlalu berisik (suara nada tinggi dan derau menjadi terlalu dominan). Jadi kelihatannya tetap diperlukan rangkaian tapis audio, sekurang-kurangnya rangkaian tapis lolos bawah (low pass filter, LPF) yang mempunyai perhitungan frekuensi jatuh agak tinggi (sekitar 5 - 6 kHz), guna mengurangi berisik dan derau.....