HOMEBREW: MEMBUAT TAPIS KRISTAL KUARSA

Membuat tapis kristal kuarsa (crystal filter), untuk kelengkapan rangkaian pesawat penerima radio atau pesawat pemancar radio; tak begitu sukar sebenarnya, asalkan kita tahu caranya. Di bawah ini dilampirkan perhitungan teoretis untuk membuat tapis kristal kuarsa yang mempunyai frekuensi 8 MHz dan 10 MHz. Ini adalah jenis 'tapis tangga' (ladder filter), yang relatif mudah pembuatannya. Untuk unjuk-kerja yang baik, gunakan empat kristal kuarsa. Sebenarnya, bisa digunakan kristal kuarsa frekuensi lainnya, tetapi dengan pertimbangan kristal kuarsa berfrekuensi 8 MHz dan 10 MHz mudah didapat di pasaran, maka pehitungannya dibuat untuk dua pilihan frekuensi itu.

1) Pilih kristal kuarsa yang frekuensinya sama. Usahakan kristal kuarsa berfrekuensi sama. Jika memungkinkan, ukur menggunakan perangkat crystal checker dan frequency counter. Jika tak memungkinkan, ya sudahlah. Percaya saja dulu pada teraan frekuensi pada badan kristal.

2) Untuk frekuensi sekitar 8 - 10 MHz, lebar lajur frekuensi kira-kira sebesar 10% frekuensi kristal kuarsa, pada impedansi masukan dan luaran rangkaian (input/ouput, I/O) setinggi 820 ohm.

3) Jika ingin lebar lajur frekuensi (frequency bandwidth, BW) yang lebih lebar, terapkan impedansi I/O yang lebih tinggi. Sebaliknya, jika ingin lebar lajur frekuensi yang lebih sempit, terapkan impedansi I/O yang lebih rendah.

4) Impedansi saluran masukan dan luaran (Z I/O) rangkaian tapis kristal bersifat sangat kritis dan bepengaruh secara langsung kepada lebar lajur frekuensi yang dihasilkan. Karena itu, persoalan impedansi saluran masukan ke rangkaian tapis kristal dan pembebanan terhadap saluran luaran rangkaian tapis kristal kuarsa ini
harus diperhitungkan benar; supaya dihasilkan lebar lajur frekuensi (frequency bandwidth, BW) yang sesuai dengan yang dikehendaki....

5) Semua kristal kuarsa yang sudah dipasang, kemasan logamnya harus dihubungkan dengan bumi (ground) sependek mungkin (as short as possible).

6) Memberikan penutup pelindung (case) berupa perisai (shield) logam menggunakan lempeng kuningan, tembaga, atau papan cetak (printed circuit board, pcb) yang dihubungkan langsung ke bumi (ground); sangat disarankan. Tujuannya, untuk menghindari terjadinya gangguan induksi gelombang elektro-magnetis secara langsung ke rangkaian kristal, yang bisa mempengaruhi atau bahkan merusak unjuk-kerja tapis kristal kuarsa.

Cukup mudah kan...? Selamat mencoba...!!!

Referensi: Pat Hawker, G3VA, Buku 'Amateur Radio Technique', Edisi ke-7, RSGB (Radio Society of Great Britain), hal. 68 - 69.