Anda di sini

WEBSITE SWARADIO DIJUAL. INFO SMS : 089-510-059-689

Blog Bram Palgunadi

HOMEBREW: MAU BUAT SENDIRI.....? NO PROBLEMO...!!!

Rangkaian tapis kristal kuarsa berfrekuensi 10 MHz, cukup mudah dicari dan banyak di pasar lokal Indonesia. Jadi, kita bisa membuat sendiri rangkaian tapis kristal kuarsa. Lalu, kita memerlukan transformator frekuensi antara yang bekerja pada frekuensi 10 MHz, sebagai pasangan rangkaian tapis kristal kuarsa.

PESAWAT PENERIMA RADIO GELOMBANG PENDEK

Dibalut kulit tebal, bernuansa 'retro' ke tahun 1940-an, ini merupakan salah satu pesawat penerima radio gelombang pendek seri klasik, yang dulu sangat terkenal. Buatan pabrik RCA Victor, Amerika. Kalau jaman sekarang, pesawat penerima radio semacam ini, diburu orang untuk dijadikan koleksi. Pakai tabung radio jenis tabung baterai dan dioperasikan pakai baterai sel listrik

HOMEBREW: MEMBUAT TAPIS KRISTAL KUARSA

Membuat tapis kristal kuarsa (crystal filter), untuk kelengkapan rangkaian pesawat penerima radio atau pesawat pemancar radio; tak begitu sukar sebenarnya, asalkan kita tahu caranya. Di bawah ini dilampirkan perhitungan teoretis untuk membuat tapis kristal kuarsa yang mempunyai frekuensi 8 MHz dan 10 MHz. Ini adalah jenis 'tapis tangga' (ladder filter), yang relatif mudah pembuatannya. Untuk unjuk-kerja yang baik, gunakan empat kristal kuarsa.

ANTENA 'SLIM JIM' YANG BAGUS UNJUK-KERJANYA TAPI TAK POPULER

Seorang sahabat saya bertanya, bagaimana cerita dan rahasianya kok saya bisa berkomunikasi jarak jauh, antar pulau, antar negara, dan bahkan antar benua; dengan daya pancar sangat rendah (waktu itu hanya memakai daya pancar sebesar 0,4 watt) dan menggunakan emisi AM. Saya saat itu bekerja pada ban radio frekuensi 27,125 MHz (kanal 14 CB). Nah ini cerita 'resminya'.....

Itu cerita lama yang memang luar biasa kenangannya. Ini penjelasan 'rahasia'-nya. Saya dulu punya pemancar radio AM buatan sendiri, yang bekerja pada ban radio 11 meter.

MENYEDERHANAKAN PESAWAT PENERIMA RADIO GELOMBANG PENDEK REGENERATIF 'SKY JAGER' BC-3004

Sebenarnya rancangan pesawat penerima radio ini sudah selesai. Tetapi, saya beranggapan sistemnya agak terlampau rumit, terutama saat dioperasikan oleh mereka yang baru belajar. Karena itu, saya lalu membuat keputusan untuk menyederhanakan. Ini adalah rekaman video saat dilakukan percobaan awal penangkapan pancaran sinyal radio pada ban radio gelombang pendek menggunakan rancangan hasil modifikasi.

MEMBUAT SENDIRI KUMPARAN RF

Membeli koker transformator yang berukuran kecil, praktis, dilengkapi inti ferit, serta sudah dilengkapi penutup dan kotak perisai; tidak selalu mudah, terutama jika kita tinggal di pedalaman. Selain itu, bagi para hobiest yang sudah berumur, mungkin juga merupakan kesulitan tersendiri jika harus menggulung kawat tembaga berlapis email yang ukurannya amat sangat kecil (diameternya kurang dari 0,1 mm), di atas kokoer inti ferit yang ukurannya juga kecil. Hal ini masih ditambah dengan tidak tersedianya alat pengukur induktansi (L-meter).

PESAWAT PENERIMA RADIO KRISTAL GELOMBANG PENDEK....

Pesawat penerima radio kristal, biasanya menggunakan dioda germanium atau dioda batuan mineral 'galena'. Namun, pada foto ini, ditampilkan pesawat penerima radio kristal yang bekerja pada ban radio gelombang pendek (short wave, SW) dan menggunakan sebuah tabung radio kuno ukuran besar, jenis tetroda, tipe 1625. Tabung radio ini biasanya digunakan sebagai tabung pemancar radio. Tapi pada pesawat penerima radio ini digunakan sebagai pengganti dioda germanium dan difungsikan dengan tabung dioda.

Halaman

Subscribe to RSS - Blog Bram Palgunadi